Anggota:
Ariq Athallah Nurhanto
Sri Devi Susilowati
Alvin Brilian Jaya
Dhesthy Mahardini Laras
Mahardhika Ristiyana Herawati
Bagas Suryo Dwi Puryanto
Buyung Sidik Maulana
Dosen:
Prof. Dr. M. Wahyuddin
Novel Idris Abas
Ekuilibrium Umum dan
Efisiensi Persaingan Sempurna
Perusahaan
dan rumah tangga berinteraksi baik dalam pasar input maupun output. Pasar input
dan output tidak bisa dipertimbangkan secara terpisah atau seolah olah keduanya
beroperasi secara independen. Untuk memahami keputusan yang dibuat oleh setiap
perusahaan dan rumah tangga serta cara kerja masing-masing pasar., maka guna
beroperasinya sistem tersebut secara keseluruhan maka harus menambahkan
semuanya. Perusahaan kompetitif sempurna akan mengalami ekuilibrium jangka
pendek apabila biaya dan harga marjinal sama (P=MC).
Analisis
ekuilibrium parsial (partial equilibrium
analysis) merupakan proses penelaahan kondisi ekuilibrium di pasar
individual dan dirumah tangga serta perusahaan individual secara terpisah. Ekuilibrium umum (general equilibrium) kondisi yang terjadi apabila semua pasar
dalam suatu perekonomian berada pada ekuilibrium secara serentak. Dalam menilai
kinerja setiap sistem ekonomi, harus diingat bahwa yang pertama dilakukan adalah
menetapkan kriteriatersebut: efisiensi dan ekuitas (keadilan). Efisiensi adalah kondisi dimana
perekonomian memproduksi apa yang diinginkan orang pada biaya yang serendah
mungkin.
Bukti
Formal Ekuilibrium Kompetitif Umum
Para pakar ekonomi menyampaikan
bahwa serangkainan harga yang menyamai penawaran dan permintaan di semua pasar
secara serentak bisa benar-benar eksis karena dalam kenyataannya ada ribuan
pasar. Jika serangkaian harga seperti ini tidak mungkin terjadi, hasilnya bisa
menjadi siklus ekspansi, kontraksi, dan instabilitas yang berkelanjutan. Mereka
memperlihatkan eksistensi dari setidaknya satu rangkaian harga yang akan
menjernihkan semua pasar pada sistem besar secara simultan.
Ø Efisiensi Alokatif dan
Ekuilibrium Kompetitif
· Efisiensi
Pareto (Optimalitas Pareto)
Suatu
kondisi dimana tidak mungkin terjadi perubahan, yang akan membuat beberapa
anggota masyarakat lebih beruntung, tanpa membuat anggota masyarakat lain
merasa lebih merugi.
·
Efisiensi
Persaingan Sempurna
Untuk
menunjukkan bahwa sistem persaingan sempurna menyebabkan alokasi sumber daya
yang efisien, atau optimal Pareto, harus memperlihatkan bahwa tidak ada
perubahan yang mungkin terjadi yang akan membuat beberapa orang lebih
diuntungkan tanpa membuat orang lain rugi. Secara spesifik akan memperlihatkan
bahwa paa persaingan sempurna:
1. Sumber
daya dialokasikan diantara perusahaan secara efisien
2. Produk
akhir didistribusikan diantara rumah tangga secara efisien
3. Sistem
yang ada akan memproduksi item-item yang diinginkan masyarakat
·
Alokasi
Sumber Daya yang Efisien di Antara Perusahaan
Asumsi
bahwa pasar faktor itu kompetitif dan terbuka, bahwa semua perusahaan membayar
input dengan harga yang sama, dan bahwa semua perusahaan memaksimalkan laba
menghasilkan kesimpulan bahwa alokasi sumber daya diantara perusahaan itu
efisien.
·
Distribusi
Output yang Efisien di Antara Rumah Tangga
Meskipun
sistem memproduksi barang sudah tepat, dan dengan cara yang efisien, barang
tersebut masih ini harus diserahkan ke orang yang tepat. Seperti halnya pasar
faktor kompetitif yang terbuka memastikan bahwa perusahaan tidak menerima input
yang salah, pasar output kompetitif yang terbuka memastikan bahwa rumah tangga
tidak mendapatkan barang dan jasa yang salah.
·
Memproduksi
Apa yang Diinginkan Orang: Bauran Output yang Efisien
Masyarakat
akan memproduksi bauran output yang efisien jika semua perusahaan bisa
menyamakan harga dan biaya marjinal.
·
Persaingan
Sempurna vs Pasar Riil
Mode
kompetitif sempurna dibangun berdasarkan serangkaian asumsi, yang semuanya
harus diprtahankan agar kesimpulan benar-benar valid. Telah diasumsikan semua
perusahaan dan rumah tangga adalah price-taker
dalam pasar input maupun output bahwa perusahaan dan rumah tangga memiliki
informasi yang sempurna dan semua perusahaan memaksimalkan laba.
Ø Sumber Kegagalan Pasar
Kegagalan
pasar terjadi jika sumber daya salah dialokasikan, atau dialokasikan secara
tidak efisien. Hasilnya adalah pemborosan dan hilangnya nilai.
Pasar
Tidak Sempurna
·
Persaingan tidak
sempurna yaitu suatu industri dimana satu perusahaan dapat mengendalikan harga
dan persaingan. Industri dengan persaingan tidak sempurna menimbulkan alokasi
sumber daya yang tidak efisien.
·
Monopoli yaitu suatu
industri yang hanya terdiri dari satu perusahaan yang memproduksi produk yang
tidak memiliki substitusi dekat dan ada hambatan yang signifikan untuk mencegah
perusahaan baru memasuki industri itu.
Barang
Publik
·
Barang Publik atau
Barang Sosial atau jasa yang memberikan manfaat kolektif bagi anggota
masyarakat. Secara umum, tidak ada
seorangpun yang dikecualikan menikmati manfaat ini. Contoh klasik adalah
pertahanan nasional.
·
Barang Pribadi yaitu
produk yang diproduksi oleh perusahaan untuk dijual pada rumah tangga
individual.
Eksternalitas
Eksternalitas
adalah biaya atau manfaat yang disebabkan oleh beberapa aktivitas atau
transakasi yang ditanggung atau dibebankan pada pihak yang tidak melakukan
aktivitas atau transaksi itu.
Informasi
Tidak Sempurna
Informasi tidak sempurna (imperfect information)
tidak adanya pengetahuan yang lengkap menyangkut karakteristik produk, harga
yang berlaku, dan seterusnya.
Ø Mengevaluasi Mekanisme
Pasar
Sumber
kegagalan pasar seperti pasar tak sempurna, barang publik, eksternalitas, dan
informasi tak sempurna dianggap oleh banyak pihak dapat menjustifikasi
eksistensi pemerintah dan kebijakan pemerintah yang berusaha meredistribusi
biaya dan pendapatan atas dasar efisiensi, ekuitas, dan keduanya.
Novel Idris Abas
Ekuilibrium Umum dan
Efisiensi Persaingan Sempurna
Perusahaan
dan rumah tangga berinteraksi baik dalam pasar input maupun output. Pasar input
dan output tidak bisa dipertimbangkan secara terpisah atau seolah olah keduanya
beroperasi secara independen. Untuk memahami keputusan yang dibuat oleh setiap
perusahaan dan rumah tangga serta cara kerja masing-masing pasar., maka guna
beroperasinya sistem tersebut secara keseluruhan maka harus menambahkan
semuanya. Perusahaan kompetitif sempurna akan mengalami ekuilibrium jangka
pendek apabila biaya dan harga marjinal sama (P=MC).
Analisis
ekuilibrium parsial (partial equilibrium
analysis) merupakan proses penelaahan kondisi ekuilibrium di pasar
individual dan dirumah tangga serta perusahaan individual secara terpisah. Ekuilibrium umum (general equilibrium) kondisi yang terjadi apabila semua pasar
dalam suatu perekonomian berada pada ekuilibrium secara serentak. Dalam menilai
kinerja setiap sistem ekonomi, harus diingat bahwa yang pertama dilakukan adalah
menetapkan kriteriatersebut: efisiensi dan ekuitas (keadilan). Efisiensi adalah kondisi dimana
perekonomian memproduksi apa yang diinginkan orang pada biaya yang serendah
mungkin.
Bukti
Formal Ekuilibrium Kompetitif Umum
Para pakar ekonomi menyampaikan
bahwa serangkainan harga yang menyamai penawaran dan permintaan di semua pasar
secara serentak bisa benar-benar eksis karena dalam kenyataannya ada ribuan
pasar. Jika serangkaian harga seperti ini tidak mungkin terjadi, hasilnya bisa
menjadi siklus ekspansi, kontraksi, dan instabilitas yang berkelanjutan. Mereka
memperlihatkan eksistensi dari setidaknya satu rangkaian harga yang akan
menjernihkan semua pasar pada sistem besar secara simultan.
Ø Efisiensi Alokatif dan
Ekuilibrium Kompetitif
· Efisiensi
Pareto (Optimalitas Pareto)
Suatu
kondisi dimana tidak mungkin terjadi perubahan, yang akan membuat beberapa
anggota masyarakat lebih beruntung, tanpa membuat anggota masyarakat lain
merasa lebih merugi.
·
Efisiensi
Persaingan Sempurna
Untuk
menunjukkan bahwa sistem persaingan sempurna menyebabkan alokasi sumber daya
yang efisien, atau optimal Pareto, harus memperlihatkan bahwa tidak ada
perubahan yang mungkin terjadi yang akan membuat beberapa orang lebih
diuntungkan tanpa membuat orang lain rugi. Secara spesifik akan memperlihatkan
bahwa paa persaingan sempurna:
1. Sumber
daya dialokasikan diantara perusahaan secara efisien
2. Produk
akhir didistribusikan diantara rumah tangga secara efisien
3. Sistem
yang ada akan memproduksi item-item yang diinginkan masyarakat
·
Alokasi
Sumber Daya yang Efisien di Antara Perusahaan
Asumsi
bahwa pasar faktor itu kompetitif dan terbuka, bahwa semua perusahaan membayar
input dengan harga yang sama, dan bahwa semua perusahaan memaksimalkan laba
menghasilkan kesimpulan bahwa alokasi sumber daya diantara perusahaan itu
efisien.
·
Distribusi
Output yang Efisien di Antara Rumah Tangga
Meskipun
sistem memproduksi barang sudah tepat, dan dengan cara yang efisien, barang
tersebut masih ini harus diserahkan ke orang yang tepat. Seperti halnya pasar
faktor kompetitif yang terbuka memastikan bahwa perusahaan tidak menerima input
yang salah, pasar output kompetitif yang terbuka memastikan bahwa rumah tangga
tidak mendapatkan barang dan jasa yang salah.
·
Memproduksi
Apa yang Diinginkan Orang: Bauran Output yang Efisien
Masyarakat
akan memproduksi bauran output yang efisien jika semua perusahaan bisa
menyamakan harga dan biaya marjinal.
·
Persaingan
Sempurna vs Pasar Riil
Mode
kompetitif sempurna dibangun berdasarkan serangkaian asumsi, yang semuanya
harus diprtahankan agar kesimpulan benar-benar valid. Telah diasumsikan semua
perusahaan dan rumah tangga adalah price-taker
dalam pasar input maupun output bahwa perusahaan dan rumah tangga memiliki
informasi yang sempurna dan semua perusahaan memaksimalkan laba.
Ø Sumber Kegagalan Pasar
Kegagalan
pasar terjadi jika sumber daya salah dialokasikan, atau dialokasikan secara
tidak efisien. Hasilnya adalah pemborosan dan hilangnya nilai.
Pasar
Tidak Sempurna
·
Persaingan tidak
sempurna yaitu suatu industri dimana satu perusahaan dapat mengendalikan harga
dan persaingan. Industri dengan persaingan tidak sempurna menimbulkan alokasi
sumber daya yang tidak efisien.
·
Monopoli yaitu suatu
industri yang hanya terdiri dari satu perusahaan yang memproduksi produk yang
tidak memiliki substitusi dekat dan ada hambatan yang signifikan untuk mencegah
perusahaan baru memasuki industri itu.
Barang
Publik
·
Barang Publik atau
Barang Sosial atau jasa yang memberikan manfaat kolektif bagi anggota
masyarakat. Secara umum, tidak ada
seorangpun yang dikecualikan menikmati manfaat ini. Contoh klasik adalah
pertahanan nasional.
·
Barang Pribadi yaitu
produk yang diproduksi oleh perusahaan untuk dijual pada rumah tangga
individual.
Eksternalitas
Eksternalitas
adalah biaya atau manfaat yang disebabkan oleh beberapa aktivitas atau
transakasi yang ditanggung atau dibebankan pada pihak yang tidak melakukan
aktivitas atau transaksi itu.
Informasi
Tidak Sempurna
Informasi tidak sempurna (imperfect information)
tidak adanya pengetahuan yang lengkap menyangkut karakteristik produk, harga
yang berlaku, dan seterusnya.
Ø Mengevaluasi Mekanisme
Pasar
Sumber
kegagalan pasar seperti pasar tak sempurna, barang publik, eksternalitas, dan
informasi tak sempurna dianggap oleh banyak pihak dapat menjustifikasi
eksistensi pemerintah dan kebijakan pemerintah yang berusaha meredistribusi
biaya dan pendapatan atas dasar efisiensi, ekuitas, dan keduanya.
izinkan saya berbagi beberapa hal bagus dengan Anda di blog indah Anda. saya dapat membeli properti dengan bantuan dari mr pedro dan tim perusahaan pinjamannya dengan cepat merespons dan karena ini adalah pertama kalinya saya mendapatkan pinjaman untuk membeli properti, dia dapat membantu saya menjalani proses pinjaman. itu adalah pengalaman hebat bekerja dengan pemberi pinjaman pinjaman yang baik dan baik hati. saya harap Anda tahu betul jika Anda mencari pinjaman untuk membeli properti atau mendanai tujuan bisnis maka pesan ini untuk Anda akan dapat membantu Anda dengan proses seperti itu di sini alamat email detailnya: pedroloanss@gmail.com & whatsapp teks: +18632310632
BalasHapus