Anggota:
Ariq Athallah Nurhanto
Sri Devi Susilowati
Alvin Brilian Jaya
Dhesthy Mahardini Laras
Mahardhika Ristiyana Herawati
Bagas Suryo Dwi Puryanto
Buyung Sidik Maulana
Dosen:
Prof. Dr. M. Wahyuddin
Novel Idris Abas
MODAL,
INVESTASI, DAN DEPRESIASI
·
MODAL (capital)
Modal
atau barang modal adalah barang yang diproduksi oleh sistem ekonomi yang
digunakan sebagai input untuk memproduksi barang dan jasa di masa depan.
1.
Modal
Fisik atau Berwujud (physical atau tangible capital) yaitu barang materi
yang digunakan sebagai input produksi barang dan jasa di masa depan. Kategori
utama modal fisik adalah bangunan nonperumahan, peralatan tahan lama, bangunan
perumahan, dan persediaan barang.
2. Modal
Sosial atau Infrastruktur (social capital
atau infrastructure) yaitu modal yang memberikan jasa bagi masyarakat.
Sebagian besar modal sosial berbentuk sarana publik (jalan raya dan jembatan)
dan pelayanan publik (polisi dan pemadam kebakaran).
3.
Modal
Tak Berwujud (intangible capital)
yaitu hal nonmaterial yang berkontribusi pada output barang dan jasa di masa
depan.
4.
Modal
Sumber Daya Manusia (human capital)
yaitu bentuk modal tak berwujud yang meliputi keahlian dan pengetahuan yang dimiliki
pekerja atau diserap melalui pendidikan dan pelatihan dan menghasilkan jasa
yang bernilai bagi suatu perusahaan dari waktu ke waktu.
Dimensi
waktu => Dimensi tepenting dari modal adalah ketahanannya
terhadap waktu.
Nilai
Modal => Sebesar
nilai jasa yang diberikannya dari waktu ke waktu.
MENGUKUR MODAL
Tenaga kerja diukur
dalam jam, dan tanah diukur dalam meter persegi atau hektar. Modal dalam ukuran
tak langsung secara umum digunakan adaalah nilai pasar saat ini (current market value). Ukuran Persediaan modal (capital stock) perusahaan
yaitu untuk satu perusahaan, nilai pasar saat ini di pabrik, peralatan,
persediaan, dan aset tak berwujud milik perusahaan.
·
INVESTASI DAN
DEPRESIASI
1.
Investasi
yaitu tambahan modal baru pada simpanan modal perusahaan. Meskipun modal
diukur pada titik waktu tertentu (suatu
perusahaan), investasi diukur atas periode waktu (suatu aliran). Aliran
investasi meningkatkan persediaan (simpanan modal).
2.
Depresiasi
yaitu penurunan aset ekonomis aset dari waktu ke waktu.
PASAR MODAL
1.
Pasar
Modal (capital market) yaitu pasar
dimana rumah tangga menawarkan tabungan mereka pada perusahaan yang meminta
dana untuk membeli barang modal.
2.
Obligasi
(bond) yaitu kontrak antara peminjam
dan pemberi pinjaman, dimana peminjam setuju membayar pinjaman itu disuatu
waktu tertentu dimasa depan, bersama pembayaran bunga sepanjang periode itu.
3.
Pasar
Modal Keuangan (financial capital market)
yaitu sebagian pasar modal tempat penabung dan investor berintersksi melalui
lembaga perantara.
PENDAPATAN MODAL: BUNGA DAN LABA
·
Pendapatan
Modal (capital income) yaitu
pendapatan yang dihasilkan dari tabungan yang telah digunakan melalui pasar
modal keuangan.
·
Bunga
(interest) yaitu pembayaran yang
dilakukan dari penggunaan uang.
·
Tingkat
Bunga (interest rate) yaitu
pembayaran bunga yang dinyatakan dalam persentase pinjaman.
·
Laba
(profit) yaitu kelebihan penerimaan
atas biaya dalam suatu periode tertentu atau bisa dikatakan pendapatan bersih
suatu perusahaan.
FUNGSI
BUNGA DAN LABA
1.
Bunga
dapat berfungsi sebagai insentif untuk menunda kepuasan
2.
Laba
bertindak sebagai imbalan atas inovasi dan pengambilan risiko.
PASAR KEUANGAN DALAM PRAKTIK
A.
Tabungan
Bisnis yaitu dalam memulai sebuah bisnis maka diperlukan modal, modal dapat
didapatkan dari pinjaman suatu bank dan pinjaman tersebut memerlukan suatu
jaminan seperti rumah atau yang lainnya sehingga bank memberikan pinjaman dana
karena rumah tangga mendepositkan tabungan mereka disana.
B. Modal
Ventura yaitu penggalangan dana modal ventura (venture capital) untuk mendapatkan pendanaan. Dana seperti itu
menggunakan tabungan rumah tangga dan menyalurkannya pada bisnis-bisnis
(ventura-ventura) beresiko tinggi sebagai imbalan laba jika bisnis baru itu
sukses dan memungkinkan perusahaan untuk menjalankan investasi.
C. Laba
Ditahan yaitu ketika rumah tangga memiliki saham yang terapresiasi atau
nilainya meningkat apresiasi itu adalah bagian pendapatan dari rumah tangga.
Bila rumah tangga tidak menjual saham dan tidak mengkonsumsi pendapatan itu,
pendapatan itu adalah bagian dari tabungan. Sehingga ketika suatu perusahaan
menahan labanya untuk tujuan investasi, perusahaan itu menabung atas nama
pemegang sahamnya.
D.
Pasar Saham yaitu penggalangan dana yang dibutuhkan
dengan menerbitkan saham. Rumah
tangga membeli saham dengan pendapatan yang mereka putuskan untuk dibelanjakan.
Sebagai imbalannya, mereka berhak atas laba perusahaan.
AKUMULASI DAN ALOKASI MODAL
Dalam
masyarakat industri modern, keputusan investasi (keputusan produksi modal)
diambil oleh perusahaan. Rumah tangga memutuskan berapa banyak yang akan
ditabung, dan dalam jangka panjang tabungan membatasi atau menjadi kendala
jumlah investasi yang bisa dijalankan oleh perusahaan. Pasar modal lahir untuk
mengarahkan tabungan pada proyek investasi yang menguntungkan.
PERMINTAAN MODAL BARU DAN
KEPUTUSAN INVESTASI
·
MEMBENTUK
EKSPEKTASI
Modal memproduksi jasa yang berguna pada
sepanjang waktu tertentu. Dalam membangun suati menara perkantoran, pengembang
melakukan investasi yang modalnya akan kembali dalam puluhan tahun. Dalam
memutuskan dimana akan membangun pabrik cabang, suatu perusahaan manufaktur
memberikan komitmen sejumlah besar sumberdaya untuk membeli modal yang akan
difungsikan untuk jangka waktu yang lama, pembelian truk oleh perusahaan adalah
suatu bentuk investasi.
1.
Ekspektasi
Manfaat Investasi yaitu proses investasi menuntut investor potensial untuk
mengevaluasi ekspektasi aliran jasa produktif di masa depan yang akandihasilkan
oleh proyek investasi.
2.
Ekspektasi Biaya
Investasi yaitu manfaat segala proyek investasi mengambil bentuk laba di
masa depan. Laba ini harus diramalkan, tapi biaya harus pula dievaluasi.
Seperti halnya rumah tangga, perusahaan memiliki akses pada pasar keuangan,
baik sebagai peminjam maupun pemberi pinjaman.
·
MEMBANDINGKAN
BIAYA DAN EKSPEKTASI HASIL
1.
Ekspektasi
Tingkat Pengembalian (expected rate of
return) yaitu tingkat penghasilan tahunan yang diharapkan oleh perusahaan
akan diperoleh melalui investasi modal.
2.
Ekspektasi
Tingkat Pengembalian dan Produk Penerimaan Marjinal Modal
Suatu perusahaan kompetitif sempurna
yang memaksimalkan laba akan tetap berinvestasi dalam modal baru hingga titik
dimana ekspektasi tingkat pengembalian sama dengan tingkat bunga. Hal ini
merupakan analogi dengan pernyataan bahwa perusahaan akan terus berinvestasi
hingga titik dimana produk penerimaan marjinal modal sama dengan harga modal.
Novel Idris Abas
MODAL,
INVESTASI, DAN DEPRESIASI
·
MODAL (capital)
Modal
atau barang modal adalah barang yang diproduksi oleh sistem ekonomi yang
digunakan sebagai input untuk memproduksi barang dan jasa di masa depan.
1.
Modal
Fisik atau Berwujud (physical atau tangible capital) yaitu barang materi
yang digunakan sebagai input produksi barang dan jasa di masa depan. Kategori
utama modal fisik adalah bangunan nonperumahan, peralatan tahan lama, bangunan
perumahan, dan persediaan barang.
2. Modal
Sosial atau Infrastruktur (social capital
atau infrastructure) yaitu modal yang memberikan jasa bagi masyarakat.
Sebagian besar modal sosial berbentuk sarana publik (jalan raya dan jembatan)
dan pelayanan publik (polisi dan pemadam kebakaran).
3.
Modal
Tak Berwujud (intangible capital)
yaitu hal nonmaterial yang berkontribusi pada output barang dan jasa di masa
depan.
4.
Modal
Sumber Daya Manusia (human capital)
yaitu bentuk modal tak berwujud yang meliputi keahlian dan pengetahuan yang dimiliki
pekerja atau diserap melalui pendidikan dan pelatihan dan menghasilkan jasa
yang bernilai bagi suatu perusahaan dari waktu ke waktu.
Dimensi
waktu => Dimensi tepenting dari modal adalah ketahanannya
terhadap waktu.
Nilai
Modal => Sebesar
nilai jasa yang diberikannya dari waktu ke waktu.
MENGUKUR MODAL
Tenaga kerja diukur
dalam jam, dan tanah diukur dalam meter persegi atau hektar. Modal dalam ukuran
tak langsung secara umum digunakan adaalah nilai pasar saat ini (current market value). Ukuran Persediaan modal (capital stock) perusahaan
yaitu untuk satu perusahaan, nilai pasar saat ini di pabrik, peralatan,
persediaan, dan aset tak berwujud milik perusahaan.
·
INVESTASI DAN
DEPRESIASI
1.
Investasi
yaitu tambahan modal baru pada simpanan modal perusahaan. Meskipun modal
diukur pada titik waktu tertentu (suatu
perusahaan), investasi diukur atas periode waktu (suatu aliran). Aliran
investasi meningkatkan persediaan (simpanan modal).
2.
Depresiasi
yaitu penurunan aset ekonomis aset dari waktu ke waktu.
PASAR MODAL
1.
Pasar
Modal (capital market) yaitu pasar
dimana rumah tangga menawarkan tabungan mereka pada perusahaan yang meminta
dana untuk membeli barang modal.
2.
Obligasi
(bond) yaitu kontrak antara peminjam
dan pemberi pinjaman, dimana peminjam setuju membayar pinjaman itu disuatu
waktu tertentu dimasa depan, bersama pembayaran bunga sepanjang periode itu.
3.
Pasar
Modal Keuangan (financial capital market)
yaitu sebagian pasar modal tempat penabung dan investor berintersksi melalui
lembaga perantara.
PENDAPATAN MODAL: BUNGA DAN LABA
·
Pendapatan
Modal (capital income) yaitu
pendapatan yang dihasilkan dari tabungan yang telah digunakan melalui pasar
modal keuangan.
·
Bunga
(interest) yaitu pembayaran yang
dilakukan dari penggunaan uang.
·
Tingkat
Bunga (interest rate) yaitu
pembayaran bunga yang dinyatakan dalam persentase pinjaman.
·
Laba
(profit) yaitu kelebihan penerimaan
atas biaya dalam suatu periode tertentu atau bisa dikatakan pendapatan bersih
suatu perusahaan.
FUNGSI
BUNGA DAN LABA
1.
Bunga
dapat berfungsi sebagai insentif untuk menunda kepuasan
2.
Laba
bertindak sebagai imbalan atas inovasi dan pengambilan risiko.
PASAR KEUANGAN DALAM PRAKTIK
A.
Tabungan
Bisnis yaitu dalam memulai sebuah bisnis maka diperlukan modal, modal dapat
didapatkan dari pinjaman suatu bank dan pinjaman tersebut memerlukan suatu
jaminan seperti rumah atau yang lainnya sehingga bank memberikan pinjaman dana
karena rumah tangga mendepositkan tabungan mereka disana.
B. Modal
Ventura yaitu penggalangan dana modal ventura (venture capital) untuk mendapatkan pendanaan. Dana seperti itu
menggunakan tabungan rumah tangga dan menyalurkannya pada bisnis-bisnis
(ventura-ventura) beresiko tinggi sebagai imbalan laba jika bisnis baru itu
sukses dan memungkinkan perusahaan untuk menjalankan investasi.
C. Laba
Ditahan yaitu ketika rumah tangga memiliki saham yang terapresiasi atau
nilainya meningkat apresiasi itu adalah bagian pendapatan dari rumah tangga.
Bila rumah tangga tidak menjual saham dan tidak mengkonsumsi pendapatan itu,
pendapatan itu adalah bagian dari tabungan. Sehingga ketika suatu perusahaan
menahan labanya untuk tujuan investasi, perusahaan itu menabung atas nama
pemegang sahamnya.
D.
Pasar Saham yaitu penggalangan dana yang dibutuhkan
dengan menerbitkan saham. Rumah
tangga membeli saham dengan pendapatan yang mereka putuskan untuk dibelanjakan.
Sebagai imbalannya, mereka berhak atas laba perusahaan.
AKUMULASI DAN ALOKASI MODAL
Dalam
masyarakat industri modern, keputusan investasi (keputusan produksi modal)
diambil oleh perusahaan. Rumah tangga memutuskan berapa banyak yang akan
ditabung, dan dalam jangka panjang tabungan membatasi atau menjadi kendala
jumlah investasi yang bisa dijalankan oleh perusahaan. Pasar modal lahir untuk
mengarahkan tabungan pada proyek investasi yang menguntungkan.
PERMINTAAN MODAL BARU DAN
KEPUTUSAN INVESTASI
·
MEMBENTUK
EKSPEKTASI
Modal memproduksi jasa yang berguna pada
sepanjang waktu tertentu. Dalam membangun suati menara perkantoran, pengembang
melakukan investasi yang modalnya akan kembali dalam puluhan tahun. Dalam
memutuskan dimana akan membangun pabrik cabang, suatu perusahaan manufaktur
memberikan komitmen sejumlah besar sumberdaya untuk membeli modal yang akan
difungsikan untuk jangka waktu yang lama, pembelian truk oleh perusahaan adalah
suatu bentuk investasi.
1.
Ekspektasi
Manfaat Investasi yaitu proses investasi menuntut investor potensial untuk
mengevaluasi ekspektasi aliran jasa produktif di masa depan yang akandihasilkan
oleh proyek investasi.
2.
Ekspektasi Biaya
Investasi yaitu manfaat segala proyek investasi mengambil bentuk laba di
masa depan. Laba ini harus diramalkan, tapi biaya harus pula dievaluasi.
Seperti halnya rumah tangga, perusahaan memiliki akses pada pasar keuangan,
baik sebagai peminjam maupun pemberi pinjaman.
·
MEMBANDINGKAN
BIAYA DAN EKSPEKTASI HASIL
1.
Ekspektasi
Tingkat Pengembalian (expected rate of
return) yaitu tingkat penghasilan tahunan yang diharapkan oleh perusahaan
akan diperoleh melalui investasi modal.
2.
Ekspektasi
Tingkat Pengembalian dan Produk Penerimaan Marjinal Modal
Suatu perusahaan kompetitif sempurna
yang memaksimalkan laba akan tetap berinvestasi dalam modal baru hingga titik
dimana ekspektasi tingkat pengembalian sama dengan tingkat bunga. Hal ini
merupakan analogi dengan pernyataan bahwa perusahaan akan terus berinvestasi
hingga titik dimana produk penerimaan marjinal modal sama dengan harga modal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar