Senin, 21 November 2016

BAB 11 Permintaan Input: Pasar Modal dan Keputusan Investasi

Anggota:

Ariq Athallah Nurhanto

Sri Devi Susilowati

Alvin Brilian Jaya

Dhesthy Mahardini Laras

Mahardhika Ristiyana Herawati

Bagas Suryo Dwi Puryanto

Buyung Sidik Maulana

Dosen:
Prof. Dr. M. Wahyuddin
Novel Idris Abas

MODAL, INVESTASI, DAN DEPRESIASI
·       MODAL (capital)
Modal atau barang modal adalah barang yang diproduksi oleh sistem ekonomi yang digunakan sebagai input untuk memproduksi barang dan jasa di masa depan.

1.    Modal Fisik atau Berwujud (physical atau tangible capital) yaitu barang materi yang digunakan sebagai input produksi barang dan jasa di masa depan. Kategori utama modal fisik adalah bangunan nonperumahan, peralatan tahan lama, bangunan perumahan, dan persediaan barang.
2.    Modal Sosial atau Infrastruktur (social capital atau infrastructure) yaitu  modal yang memberikan jasa bagi masyarakat. Sebagian besar modal sosial berbentuk sarana publik (jalan raya dan jembatan) dan pelayanan publik (polisi dan pemadam kebakaran).
3.    Modal Tak Berwujud (intangible capital) yaitu hal nonmaterial yang berkontribusi pada output barang dan jasa di masa depan.
4.    Modal Sumber Daya Manusia (human capital) yaitu bentuk modal tak berwujud yang meliputi keahlian dan pengetahuan yang dimiliki pekerja atau diserap melalui pendidikan dan pelatihan dan menghasilkan jasa yang bernilai bagi suatu perusahaan dari waktu ke waktu.

Dimensi waktu => Dimensi tepenting dari modal adalah ketahanannya terhadap waktu.
Nilai Modal       => Sebesar nilai jasa yang diberikannya dari waktu ke waktu.

MENGUKUR MODAL
       Tenaga kerja diukur dalam jam, dan tanah diukur dalam meter persegi atau hektar. Modal dalam ukuran tak langsung secara umum digunakan adaalah nilai pasar saat ini (current market value).  Ukuran Persediaan modal (capital  stock) perusahaan yaitu untuk satu perusahaan, nilai pasar saat ini di pabrik, peralatan, persediaan, dan aset tak berwujud milik perusahaan.

·       INVESTASI DAN DEPRESIASI
1.    Investasi yaitu tambahan modal baru pada simpanan modal perusahaan. Meskipun modal diukur  pada titik waktu tertentu (suatu perusahaan), investasi diukur atas periode waktu (suatu aliran). Aliran investasi meningkatkan persediaan (simpanan modal).
2.    Depresiasi yaitu penurunan aset ekonomis aset dari waktu ke waktu.

PASAR MODAL
1.    Pasar Modal (capital market) yaitu pasar dimana rumah tangga menawarkan tabungan mereka pada perusahaan yang meminta dana untuk membeli barang modal.
2.    Obligasi (bond) yaitu kontrak antara peminjam dan pemberi pinjaman, dimana peminjam setuju membayar pinjaman itu disuatu waktu tertentu dimasa depan, bersama pembayaran bunga sepanjang periode itu.
3.    Pasar Modal Keuangan (financial capital market) yaitu sebagian pasar modal tempat penabung dan investor berintersksi melalui lembaga perantara.

PENDAPATAN MODAL: BUNGA DAN LABA
·       Pendapatan Modal (capital income) yaitu pendapatan yang dihasilkan dari tabungan yang telah digunakan melalui pasar modal keuangan.
·       Bunga (interest) yaitu pembayaran yang dilakukan dari penggunaan uang.
·       Tingkat Bunga (interest rate) yaitu pembayaran bunga yang dinyatakan dalam persentase pinjaman.
·       Laba (profit) yaitu kelebihan penerimaan atas biaya dalam suatu periode tertentu atau bisa dikatakan pendapatan bersih suatu perusahaan.
FUNGSI BUNGA DAN LABA
1.    Bunga dapat berfungsi sebagai insentif untuk menunda kepuasan
2.    Laba bertindak sebagai imbalan atas inovasi dan pengambilan risiko.

PASAR KEUANGAN DALAM PRAKTIK
A.  Tabungan Bisnis yaitu dalam memulai sebuah bisnis maka diperlukan modal, modal dapat didapatkan dari pinjaman suatu bank dan pinjaman tersebut memerlukan suatu jaminan seperti rumah atau yang lainnya sehingga bank memberikan pinjaman dana karena rumah tangga mendepositkan tabungan mereka disana.
B.   Modal Ventura yaitu penggalangan dana modal ventura (venture capital) untuk mendapatkan pendanaan. Dana seperti itu menggunakan tabungan rumah tangga dan menyalurkannya pada bisnis-bisnis (ventura-ventura) beresiko tinggi sebagai imbalan laba jika bisnis baru itu sukses dan memungkinkan perusahaan untuk menjalankan investasi.
C.   Laba Ditahan yaitu ketika rumah tangga memiliki saham yang terapresiasi atau nilainya meningkat apresiasi itu adalah bagian pendapatan dari rumah tangga. Bila rumah tangga tidak menjual saham dan tidak mengkonsumsi pendapatan itu, pendapatan itu adalah bagian dari tabungan. Sehingga ketika suatu perusahaan menahan labanya untuk tujuan investasi, perusahaan itu menabung atas nama pemegang sahamnya.
D.  Pasar Saham yaitu penggalangan dana yang dibutuhkan dengan menerbitkan saham. Rumah tangga membeli saham dengan pendapatan yang mereka putuskan untuk dibelanjakan. Sebagai imbalannya, mereka berhak atas laba perusahaan.

AKUMULASI DAN ALOKASI MODAL
            Dalam masyarakat industri modern, keputusan investasi (keputusan produksi modal) diambil oleh perusahaan. Rumah tangga memutuskan berapa banyak yang akan ditabung, dan dalam jangka panjang tabungan membatasi atau menjadi kendala jumlah investasi yang bisa dijalankan oleh perusahaan. Pasar modal lahir untuk mengarahkan tabungan pada proyek investasi yang menguntungkan.

PERMINTAAN MODAL BARU DAN KEPUTUSAN INVESTASI

·       MEMBENTUK EKSPEKTASI
       Modal memproduksi jasa yang berguna pada sepanjang waktu tertentu. Dalam membangun suati menara perkantoran, pengembang melakukan investasi yang modalnya akan kembali dalam puluhan tahun. Dalam memutuskan dimana akan membangun pabrik cabang, suatu perusahaan manufaktur memberikan komitmen sejumlah besar sumberdaya untuk membeli modal yang akan difungsikan untuk jangka waktu yang lama, pembelian truk oleh perusahaan adalah suatu bentuk investasi.
1.         Ekspektasi Manfaat Investasi yaitu proses investasi menuntut investor potensial untuk mengevaluasi ekspektasi aliran jasa produktif di masa depan yang akandihasilkan oleh proyek investasi.
2.         Ekspektasi  Biaya  Investasi yaitu manfaat segala proyek investasi mengambil bentuk laba di masa depan. Laba ini harus diramalkan, tapi biaya harus pula dievaluasi. Seperti halnya rumah tangga, perusahaan memiliki akses pada pasar keuangan, baik sebagai peminjam maupun pemberi pinjaman.

·       MEMBANDINGKAN BIAYA DAN EKSPEKTASI HASIL
1.         Ekspektasi Tingkat Pengembalian (expected rate of return) yaitu tingkat penghasilan tahunan yang diharapkan oleh perusahaan akan diperoleh melalui investasi modal.
2.         Ekspektasi Tingkat Pengembalian dan Produk Penerimaan Marjinal Modal
            Suatu perusahaan kompetitif sempurna yang memaksimalkan laba akan tetap berinvestasi dalam modal baru hingga titik dimana ekspektasi tingkat pengembalian sama dengan tingkat bunga. Hal ini merupakan analogi dengan pernyataan bahwa perusahaan akan terus berinvestasi hingga titik dimana produk penerimaan marjinal modal sama dengan harga modal.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar