Anggota:
Ariq Athallah Nurhanto
Sri Devi Susilowati
Alvin Brilian Jaya
Dhesthy Mahardini Laras
Mahardhika Ristiyana Herawati
Bagas Suryo Dwi Puryanto
Buyung Sidik Maulana
Dosen:
Prof. Dr. M. Wahyuddin
Novel Idris Abas
BAB 7
Proses Produksi: Perilaku dari Perusahaan yang Memaksimalkan Laba
PRODUKSI
Walaupun saling berbeda dalam ukuran dan organisasi internalnya,
semua perusahaan memerlukan input dan mengolahnya menjadi output dengan proses produksi
ASUMSI-ASUMSI
Tidak ada satu perusahaan pun yang bisa mengontrol harga dalampersaingan sempurna, sesuai dengan asumsi:
Industri
kompetitif sempurnaterdiri dari banyak
perusahaan yang masing-masing ukurannya relatif kecil dibandingkan ukuran
industri keseluruhan
Setiap perusahaan dalam industri kompetitif sempurna memproduksi produk homogen
ELASTISITAS
SEMPURNA DARI KURVA PERMINTAAN KOMPETITIF
Perusahaan kompetitif menghadapi kurva permintaan yang elastis sempurna:
Perusahaan yang menaikkan harga melampaui harga pasar tidak akan
bisa menjual produknya sama sekali
Sebaliknya, tidak ada dorongan bagi perusahaan untuk menurunkan
harga karena perusahaan bisa menjual semua produknya sesuai harga pasar
PERILAKU
PERUSAHAAN YANG MEMAKSIMALKAN KEUNTUNGAN
Di semua industri, perusahaan yang memaksimalkan keuntungan
harus menentukan tiga pilihan:
Berapa banyak output yang ditawarkannya
Bagaimana cara memproduksi output tersebut
Berapa banyak input yang dimintanya
Laba sama dengan penerimaaan total
dikurangi biaya total
Biaya total (biaya ekonomis) meliputi:
Biaya yang benar-benar dikeluarkan
Biaya oportunitas setiap faktor produksi (mencakup juga tingkat penghasilan normal dari modal)
Tingkat penghasilan normal (normal rate of return) dari modal termasuk ke dalam biaya total karena pengikatan
sumber daya ke dalam simpanan modal perusahaan akan menghasilkan biaya
oportunitas
Investor mengharapkan tingkat penghasilan normal ketika mendanai
bisnis atau membeli saham
Tingkat laba (profit) positif adalah tingkat penghasilan modal di
atas normal
Jangka pendek (short run) memiliki
asumsi:
Skala tetap atau faktor produksi tetap
Tak ada perusahaan yang masuk atau keluar dari industri
Jangka panjang (long run) memiliki
asumsi:
Perusahaan bisa memilih skala operasi apapun
Bisa ada perusahaan yang masuk ke atau keluar dari industri
Dalam mengambil keputusan, perusahaan perlu
mengetahui tiga hal , yaitu:
Harga pasar output
Teknik produksi yang tersedia
Harga input
PROSES
PRODUKSI
Fungsi produksi atau fungsi produk total adalah
hubungan antara input dan output
(teknologi produksi) yang dinyatakan dengan angka atau secara matematis
(teknologi produksi) yang dinyatakan dengan angka atau secara matematis
Produk marjinal dari input variabeladalah
output tambahan yang akan diproduksi oleh input tambahan tersebut jika semua
input lain konstan
Hukum hasil yang menurun menyatakan bahwa penambahanunit
input variabel terhadap input tetap melampaui titik tertentu akanmenurunkan produk marjinal dari input variabel tersebut
Produk rata-rata adalah jumlah rata-rata produk dari tiap unit
faktor produksi variabel, dengan interaksi sebagai berikut:
Produk marjinal di atas produk rata-rata, maka produk rata-rata
akan menurun
Produk marjinal di bawah produk rata-rata, maka produk rata-rata
akan meningkat
Modal dan tenaga kerja merupakan input komplementer dan juga
input substitusi
Modal bisa meningkatkan produktivitas tenaga kerja, tapi juga
bisa mensubstitusikan tenaga kerja
PILIHAN
TEKNOLOGI
salah satu keputusan penting yang harus diambil oleh semua
perusahaan adalah teknologi manayang akan dipergunakan
Perusahaan yang memaksimalkan laba akan memilih kombinasi input yang meminimalkan biaya dan memaksimalkan laba
Tidak ada komentar:
Posting Komentar